Tips Menentukan Ukuran Paving Block Yang Ideal Dan Cara Memasangnya

ukuran paving block

Paving block adalah salah satu bahan bangunan yang digunakan untuk menutup permukaan tanah. Kadang kita kesulitan menentukan ukuran paving block yang pas dengan jalan atau teras atau tempat manapun yang akan kita pasangi paving block.

Untuk itu, di artikel ini dealrumah.com akan memberikan penjelasan bagaimana cara menentukan ukuran paving block serta tips memasanganya dengan bagus dan pas. Simak sampai habis!

Keunggulan Paving Block

ukuran paving block

Paving block dapat digunakan untuk berbagai area, seperti jalan, taman, halaman rumah, lapangan, dan lain-lain. Paving block memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Tahan lama dan kuat
  • Mudah dipasang dan dilepas
  • Memiliki celah yang dapat menyerap air hujan
  • Mempercantik tampilan area yang ditutupi
  • Dapat dijadikan sebagai media kreatif

Penting! Perhatikan Ini!

ukuran paving block

Namun, untuk mendapatkan hasil yang optimal, Anda perlu memperhatikan beberapa hal dalam pemasangan paving block, seperti:

Menyiapkan lahan yang akan dipasangi paving block dengan baik

Lahan harus dibersihkan dari rumput, tanah, dan kotoran lainnya. Lahan juga harus diratakan dan dipadatkan dengan alat pemadat tanah atau manual.

Menentukan ukuran paving block yang sesuai dengan lahan

Ukuran paving block bervariasi tergantung dari modelnya. Anda dapat mengacu pada standar ukuran paving block SNI atau ukuran paving block yang umum digunakan di pasaran. 

Berikut ini adalah beberapa contoh ukuran paving block berdasarkan modelnya:

  • Persegi panjang (bentuk bata): 21 cm x 10,5 cm; 11,5 cm x 22,5 cm; 19,7 cm x 9,6 cm. Ketebalan: 6 cm, 8 cm, 10 cm.
  • Segi empat (kotak): 10,5 cm x 10,5 cm. Ketebalan: 6 cm, 8 cm.
  • Segi enam (hexagon): 21 cm x 10,5 cm; 20 cm x 10,5 cm. Ketebalan: 6 cm, 8 cm, 10 cm.
  • Grass block: 40 cm x 40 cm; 50 cm x 50 cm. Ketebalan: 8 cm, 10 cm.
  • Taman: 20 cm x 20 cm; 25 cm x 25 cm. Ketebalan: 6 cm, 8 cm.
  • Uskup: 20 cm x 20 cm; 25 cm x 25 cm. Ketebalan: 6 cm, 8 cm.
  • Bata: 20 cm x 10 cm; 25 cm x 12,5 cm. Ketebalan: 6 cm, 8 cm.

Menghitung jumlah paving block yang dibutuhkan dengan rumus

luas lahan (m2) x jumlah paving block per m2. Jumlah paving block per m2 tergantung dari ukuran paving block yang dipilih. Misalnya, untuk paving block persegi panjang 21 cm x 10,5 cm dengan ketebalan 6 cm, dibutuhkan 44 buah paving block per m2.

Jangan lupa siapkan bahan dan alat pendukung lainnya seperti pasir, semen, air, mistar, meteran, palu karet, dan sekop.

Membuat pondasi atau alas paving block

Dibuat dengan menggunakan campuran pasir dan semen dengan perbandingan 1:4. Ketebalan pondasi sekitar 5 cm. Pondasi harus dipadatkan dan diratakan dengan mistar.

Memasang paving block sesuai dengan pola yang diinginkan

ukuran paving block

Untuk mengatur ketinggian paving block agar rata, Anda dapat mengikuti beberapa tips dan trik berikut ini:

  • Pastikan tanah yang akan dipasangi paving block sudah dibersihkan, diratakan, dan dipadatkan dengan baik. Anda dapat menggunakan stamper kuda, mesin giling, atau alat pemadat tanah lainnya.
  • Tentukan ketinggian permukaan paving block yang Anda inginkan dan sesuaikan dengan tebal paving block yang Anda pilih. Anda dapat mengukur ketinggian paving block dengan meteran atau mistar.
  • Buat elevasi dan sistem drainase yang baik agar air tidak tergenang di permukaan paving block. Anda dapat membuat kemiringan permukaan tanah sekitar 1% dari bentangan lahan.
  • Pasang kanstin beton sebagai pembatas dan pengunci paving block agar tidak bergeser. Anda dapat menggunakan kanstin beton yang sudah jadi atau membuatnya sendiri dengan campuran semen dan pasir.
  • Tebarkan abu batu di atas permukaan tanah yang sudah dipadatkan dan diratakan. Abu batu berfungsi sebagai alas paving block dan membantu nat meresap air. Ketebalan abu batu sekitar 3-4 cm.
  • Pasang paving block sesuai dengan pola yang Anda inginkan. Anda dapat menarik benang dari ujung jalan satu ke ujung jalan lainnya sebagai patokan ketinggian paving block. Jika ada paving block yang terlalu tinggi atau rendah, Anda dapat menyesuaikannya dengan palu karet atau sekop.
  • Sisakan celah sekitar 1 cm antara paving block untuk diisi dengan nat. Nat dapat berupa pasir, semen, atau cat batu alam. Nat berfungsi untuk mengisi celah dan membuat paving block lebih kuat.

Demikianlah cara dan tips pemasangan paving block termasuk cara menentukan ukuran paving block yang ideal. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam memilih dan memasang paving block yang sesuai dengan keinginan Anda. Selamat mencoba!

Leave a Comment